Mengintip Antusiasme Hadirnya Kendaraan Masa Depan di Sejumlah Negara

Kendaraan listrik dan Energi Baru Terbarukan adalah dua industri yang diprediksi akan berkembang pesat di masa mendatang. Hal ini membuat investasi yang masuk di industri tersebut, salah satunya motor listrik, dari tahun ke tahun semakin meningkat. Pertimbangannya bukan hanya bisnis semata, tapi juga tentang masa depan.

Negara-negara berikut ini bisa menjadi pembelajaran bagi Indonesia untuk meningkatkan awareness dan membuka pandangan baru akan pentingnya kendaraan motor listrik dan Energi Baru Terbarukan. Berikut ini adalah perkembangan kondisinya:

China – Isu pencemaran udara menjadi permasalahan yang serius. Bahkan sejak tahun 2009, ada 13 kota di China yang melarang penggunaan motor bensin, dan ada 16 kota lainnya yang melarang penggunaan secara parsial. Tak heran jika ini membuat tren registrasi baru motor listrik terus naik dari tahun ke tahun. Pada 2010 tercatat sudah ada 16,2 juta unit, 4 tahun kemudian registrasi baru naik signifikan menjadi 29,4 juta unit.

Taiwan – Sama halnya dengan China, Taiwan juga gencar mengembangkan motor listrik karena isu pencemaran udara. Pemerintah Taiwan sendiri juga memberikan subsidi motor listrik yang membuat harganya semakin terjangkau. Menariknya, motor listrik tak hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari saja, tapi juga sebagai kendaraan bisnis. Hingga kini, jumlah motor listrik di negara berpenduduk 23 juta jiwa ini mencapai 15 juta unit.

India – Lagi-lagi masalah polusi udara menjadi salah satu alasan dikembangkannya motor listrik. Pihak Pemerintah India membuat kebijakan yang mewajibkan para produsen sepeda motor untuk mengganti bahan bakar minyak menjadi elektrik (listrik). Setidaknya kebijakan ini akan diterapkan mulai 2025 mendatang. Untungnya kebijakan ini disambut baik oleh para produsen motor dengan menggandeng sejumlah pihak untuk membuat kendaraan berbasis listrik berteknologi tinggi, yang terintegrasi dengan smartphone dan artificial intelligence, lengkap beserta infrastruktur yang memadai. 

Jerman –  Jerman dan negara Eropa lainnya merupakan salah satu negara yang sudah sejak dulu mengembangkan motor listrik. Hal ini dipicu akibat krisis minyak karena embargo negara Timur Tengah yang terjadi pada 1970-an. Krisis ini membuat negara-negara tersebut mencari alternatif lain, salah satunya adalah kendaraan listrik.

Menurut kabar yang dilansir dari Reuters, Pemerintah Jerman akan mengucurkan dana lebih dari Rp16 triliun untuk riset dan pengembangan baterai kendaraan listrik selama beberapa tahun mendatang.

Prancis – Sepeda motor listrik digunakan sebagai armada di area Palais de l’Elysée yang merupakan kediaman resmi Presiden Prancis. Dengan merambahnya kendaraan listrik di sektor Pemerintahan ini diharapkan masyarakat Prancis juga turut serta menggunakan motor listrik. Hal ini dikuatkan dengan pernyataan Menteri Transportasi Prancis, Elizabeth Borne yang berambisi dalam mengurangi polusi udara dari kendaraan konvensional. Bahkan Prancis berambisi bebas dari kendaraan konvensional pada 2040 nanti.

Amerika – Sejak September 2019 lalu, aparat kepolisian wilayah Arizona Amerika Serikat mengumumkan rencana pemakaian motor listrik sebagai kendaraan patroli. Departemen kepolisian Arizona berpendapat bahwa kendaraan listrik juga berperan dalam mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Ini juga sebagai kampanye tersembunyi yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika untuk mendorong masyarakat menggunakan motor listrik.

Jika dilihat dari kondisi negara-negara di atas, faktor isu polusi dan pencemaran lingkungan bukan satu-satunya alasan untuk memulai penggunaan kendaraan listrik dari sekarang. Terdapat juga faktor kelangkaan sumber daya alam di seluruh dunia yang telah mempengaruhi operasional berbagai industri, ditambah lagi dengan cadangan alam yang semakin berkurang sehingga membuat langkah efisiensi di berbagai sektor energi mulai dilakukan. Sebagai generasi yang peduli dengan masa depan, alangkah lebih bijak jika kita juga sudah mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik dalam berkegiatan sehari-hari. Hal ini bisa dimulai dengan penggunaan motor listrik.

Bagaimana kondisi di Indonesia? Penggunaan motor listrik memang belum populer, tapi industri ini punya potensi untuk berkembang pesat. Apalagi pihak Pemerintah Indonesia juga mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik dengan menerbitkan peraturan undang-undang yang akan kami ulas pada artikel mendatang. 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *